Langsung ke konten utama

HITAM MANIS

KOPI
Fathor Rahman


Lucu bila warung sepi pelanggan.
Padahal apa kurangnya?
Racikan komposisi dipadu sempurna khas kemanusiaan.
Kopi alam ditumbuk menggunakan tangan sebagai tanda ketelatenan.
Gulanya yang sedikit mahal tanda ketulusan agar kopi tak tersentuh zat-zat bahaya pengawet.
Air dididih sampai mucul gelembung tanda kesabaran agar kopi benar-benar terseduh matang.
Tangan yang tak pernah capek mengaduk tanda tekad agar rasa secangkirnya sempurna dan optimal.
Tanda kepekaan jika salah adukan maka komposisi tidak akan benar-benar menyatu.
Anehnya, kerja keras itu cukup dibayar dengan rogohan seribu sampai dua ribu rupiah saja.
Sepertinya "kaya" bukan orientasi utama secangkir kopi.
Mengingat kopi adalah pelengkap semangat bagi petani sebelum berangkat ke ladang, sahabat bagi pemuda dalam mengasah keberaniannya, tempat curhat bagi mereka yang stres dirundung dunia, teman dinginnya malam bagi kengiluan tulang pegadang ronda, dan masih banyak lagi. 
Apa mungkin karena Warung khas emak-emak kampung bukan trendi rimba kedai? Haha.


Pasuruan, 21 Oktober 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKA MATA SEKALI LAGI

PENDIDIKAN? Apa itu pendidikan? Seberapa pentingkah pendidikan itu? Ada salah satu pendapat yang tidak mementingkan pendidikan jika yang dicari hanyalah tingakatan dari sebuah nilai indeks prestasi. Jadi ia menganggap pendidikan itu tidak perlu. Namun jika di pandang dari sisi kemanusiaan yang memiliki dua dimensi yaitu baik dan buruk maka, tujuan dasar dari pendidikan ialah meluruskan dimensi kemusiaan yang telah bengkok pada keburukan dan mengarahkannya pada kebaikan. Manusia yang berpendidikan bukan manusia yang pintar saja dan hanya memanfaatkan kepintaran tersebut pada hal yang tidak baik, namun pendidikan yang sebenarnya ialah menjadikan manusia seutuhnya.  Dalam kausus yang terjadi saat ini benar adanya. Pendidikan hanya sebagai alat untuk menuju jenjang pendidikan selanjutnya, memiliki pekerjaan mapan, dan menyiasati orang yang tidak berpendidikan formal. Sehingga, dalam prosesnya banyak siswa yang melenceng dari tujuan sebelumnya, yaitu memanusiakan ma...

WHY NOT?

MAN JADDA WAJADA!!! Aktivis , Pejuang Cumlaude ! Why Not? WIDADATUS SA'ADAH           Menurut Wikepedia Indonesia, enksiklopedia bebas berbahasa Indonesia (2007), mahasiswa adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah  universitas atau perguruan tinggi. Mahasiswa memilki peran penting dalam membangun bangsanya yang dikenal dengan trifungsi mahasiswa yakni Agent of Change, Sosial  of Control  dan Man of Analysis.           Menyandang predikat mahasiswa yang bermakna sebagai manusia yang berpendidikan, maka harus mampu berperan dalam dunia pendidikan. Rasa empati untuk perubahan pendidikan ke arah yang lebih baik, berfikir kritis dan bergerak untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Menjawab impian bangsa dengan mengembangkan diri  secara maksimal dan memberikan kontribusi yang signifikan kepada almamater dan masyarakat umum. Sert...

TABU?

PENDIDIKAN SEKS  (RATRI NURZILA ANISATUN NAFI'AH)           Pendidikan seks tergolong sebagai hal yang tabu dimasyarakat. Pola fikir masyarakat masih berpandangan stereotype terhadap pendidikan seks. Saat masyarakat menganggap tabu tentang seks, maka banyak dari mereka yang akan menganggap bahwa pendidikan seks itu sesuatu yang vulgar. Sebagian besar masyarakat menganggap pendidikan seks akan mendorong remaja untuk berhubungan seks. Padahal pendidikan seks jika diterapkan sesuai dengan aturan yang benar maka pendidikan seks ini akan mampu mengurangi dorongan remaja untuk berhubungan seks dan melakukan tindak kejahatan yang berhubungan dengan seks, karena pendidikan seks ini sangat luas tidak terbatas pada ruang lingkup hubungan seks saja.           Pada diri setiap manusia pasti mengalami pembelajaran secara alami tentang seks, namun untuk meminimalisir kenakalan atau penyalahguna...